Trik Agar Lulus Ujian Teori dan Praktik Bikin SIM

foto: dmi

Setiap orang yang akan membuat Surat Ijin Mengemudi (SIM) wajib mengikuti serangkaian ujian teori dan praktik. Apabila kedua tes tersebut lulus, maka bisa langsung dapat bukti registrasi dan identifikasi dari Polri. Tetapi tidak sedikit pemohon yang tidak lulus ketika mengikuti uji teori dan praktik. Alasannya cukup klasik, yaitu kurang paham tentang materi teori hingga praktek.

Menurut Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar, kunci keberhasilanny cukup mudah. Konsenterasi ketika ikut tes praktik dan selalu tertib berlalu lintas di jalan, sebagai bekal uji teori. Sama dengan informasi pada laman NTMCPolri, untuk uji teori, syarat utama harus belajar dan paham soal lalu lintas. Materi dapat diakses dengan mengunjungi situs www.korlantas.polri.go.id atau belajar mandiri dari buku tentang aturan lalu lintas.

Tips lulus uji praktik, menurut Fahri, juga tidak sulit. Bagi yang ingin tahu materinya bisa membaca Peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2012.  Buku ini menjelaskan bagaimana ujian praktik untuk roda dua atau empat.

Materi untuk teori, misalnya tentang tata cara berperilaku di jalan raya atau lebbih ke pengetahuan tentang lalu lintas. Misalnya, ketika hendak mendahului kendaraan di depan, seorang pengemudi harus memberi isyarat lampu sein. Contoh ujian praktik adalah kemampuan mengemudi jalan mundur, parkir paralel, hingga berjalan zig-zag.

Agar Lulus Ujian

Selain paham tentang aturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor, pemohon juga  harus selalu tenang dan konsentrasi ketika mengikti ujian praktik. Jadi pertama-tama kita harus memperhatikan dulu apa yang dikatakann oleh instruktur, setelah itu resapi dan pelajari. Terakhir cukup berperilaku tenang ketika mengikuti ujian, jangan terburu-buru karena ini bukan kompetisi. (Kompasotomotif/dmi)

 

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *