Hindari 7 Kesalahan Mendasar dalam Mengemudi Mobil Manual

foto: dmi/pormadi

Pengemudi mobil manual perlu memperhatikan beberapa kesalahan dasar yang kerap tidak disadari. Dianding pengemudi mobil metik, pengemudi mobil manual harus bermain 3 pedal. Dengan pedal kopling, rem dan gas, seorang pegemudi mobil manual harus menghindari sedikitnya 7 kesalahan mendasar yang patut direnugkan berikut ini.

Pertama, kaki selalu stanby pada pedal kopling. Meski dianggap hanya sekedar menempel saja, tapi ini bisa menyebabkan kopling cepat aus. Jadi sebaiknya kaki diistirahatkan dari pedal kopling, ketika mobil lagi melaju.

Kedua, tidak dalam posisi transmisi netral, dan kaki masih menginjak kopling saat lampu merah. Karena dengan menahan kopling terlalu lama, dapat membuat otot pegal. Sarannya tentu manfaatkan rem tangan ketika berhenti. Begitu juga ketika berhenti di tanjakan, hindari teknik setengah kopling.

Ketiga, menginjak gas pada saat kendaraan akan mulai dijalankan. Sebenarnya cukup dengan memainkan kopling terutama di jalan rata, mobil sudah bergerak, baru tambahkan gas sedikit. Kekurangannya adalah pada mobil bensin bisa lebih boros.

Keempat, manfaatkan teknik engine brake dan tidak hanya mengandalkan fungsi rem. Dengan memanfaatkan engine brake, maka beban rem jadi berkurang, sehingga memperpanjang umur pakai rem dan konsumsi bahan bakar tidak menjadi lebih boros.

Kelima, menginjak pedal kopling tidak sampai penuh ketika melakukan perpindahan gigi, yang dapat menyebabkan dog clutch cepat rusak.

Keenam, tidak menyesuaikan kecepatan dengan gigi, hal ini dapat menyebabkan boros dan mobil kehilangan tenaga, atau sederhananya menggunakan gigi tinggi di kecepatan rendah atau malas mengganti posisi gigi transmisi.

Ketujuh, mengganti gigi transmisi di putaran mesin yang masih tinggi (di atas 2.500 rpm). Perilaku ini bisa menyebabkan bahan bakar terbuang sia-sia. (dmi/otomotif kompas)

Written by 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *