16 Tips Bagi Pemula Menyetir Mobil Manual

foto: DMI

Berangkat dari pengalaman belajar menyetir dan sumber bacaan di media baik cetak maupun online, kami temukan sedikitnya 16 tips berguna bagi pemula menyetir mobil di bawah ini.

  1. Berlatihlah dulu di tanah datar

Cari tempat lapang di daerah Anda, bisa lapangan, lahan kosong, dll. Pelajari teknik dasar seperti menyalakan dan mematikan mesin. Menjalankan mobil maju dan mundur, belok kanan, belok kiri. Buatlah juga variasi latihan dasar yang kompleks agar Anda cepat mahir menyetir mobil. Jangan hanya berputar-putar saja dilapangan. Misalnya berlatih perpindahan gigi antara gigi 1, gigi 2, dan gigi 3 hingga lancar. Buatlah garis untuk berlatih berjalan lurus. Buat juga pathok penanda untuk belajar mengepaskan badan/bodu mobil saat berbelok maupun parkir.

  1. Lancarkan memindahkan gigi pada mobil manual

Para pengendara pemula umumnya belum lancar dalam memindahkan perseneleng gigi. Ada yang masih berfikir sebelum memindahakan gigi. Ada yang masih melihat ke arah perseneleng. Tentu hal tersebut dapat mengganggu konsentrasi saat mengemudi. Kasus lain, ada yang lupa menginjak kopling. Semua itu tentu dapat membayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Jika sudah terbiasa, memindahkan gigi tentu akan menjadi reflek tanpa perlu berpikir terlebih dahulu.

  1. Latihan memarkirkan mobil sendiri

Carilah tempat-tempat yang menurut Anda cocok untuk latihan parkir mobil. Ada beberapa jenis parkir mobil yang sebaiknya Anda kuasai. Anda dapat berlatih memarkir mobil misalnya dengan posisi maju, posisi mundur, parkir serong, ataupun parkir horizontal yang biasa dilakukan ditepi jalan. Jika Anda sudah bisa, tambahkan sedikit tantangan dengan memarkir di medan yang menanjak. Dengan berlatih memarkir Anda, feeling dan kira-kira Anda dalam menempatkan mobil melalui kaca spion akan terlatih.

  1. Ada baiknya mengenal lebih dalam lagi tentang cara kerja kopling dan gas mobil Anda

Carilah medan yang sedikit menanjak, dan latihlah feeling Anda agar mobil tidak mundur ke belakang, tanpa Anda menekan pedal rem maupun menarik tuas rem tangan. Berusahalah mobil stabil tetap diam, hanya dengan bermodal pedal kopling dan pedal gas. Teknik ini akan sangat berguna nantinya. Yang perlu diingat lagi, jangan pernah melepas kopling disaat anda sudah berhenti sampai anda benar-benar sudah menetralkan gigi atau memposisikan gigi di nol karena mobil pasti akan melonjak.

  1. Jaga kebugaran tubuh dan kejernihan pikiran

Berilah tubuh dan pikiran Anda istirahat dengan tidur yang cukup sebelum Anda menyetir kendaraan. Selalu ingat pula untuk menghindari konsumsi obatan-obatan dan minuman beralkohol saat hendak pergi mengemudi.

  1. Berlatihlah di rute atau jalanan yang sudah Anda kenal.

Dengan medan yang sudah Anda ketahui tentu memudahkan Anda dalam mengemudi. Anda tau dimana ada lampu lalu lintas, ada persimpangan, ada jalan berlubang, tau juga dimana tempat berputar arah. Medan jalanan yang sudah Anda kenal akan membuat Anda lebih aman dan tenang dalam berkendara.

  1. Memegang stir kemudi dengan dua tangan

Biasakan wajib mengendalikan stir kemudi dengan 2 tangan. Sekalipun Anda telah masih, jangan biasakan menyetir dengan satu tangan saja kecuali saat Anda memindahkan perseneleng gigi. Setelah itu? Kembalikan tangan kiri Anda ke kemudi. Menyetir dengan satu tangan saja sangat berbahaya, apalagi jika mobil belum power stearing. Itulah mengapa dilarang menyetir sambil menerima telepon. Selain dapat mengganggu konsentrasi, kekuatan satu tangan tidak akan cukup kuat jika sewaktu-waktu akan banting setir.

  1. Atur posisi kursi dan duduk yang nyaman dan aman

Atur posisi kursi. Sesuaikan dengan ukuran badan Anda. Atur juga kaca spion kanan dan kiri, serta kaca spion tengah sesuai dengan posisi duduk Anda. Buat senyaman mungkin, baik posisi duduk, maupun pandangan Anda melalui kaca spion. Jika Anda ingin mendengarkan radio atau CD, sebaiknya setel sebelum Anda memulai perjalanan. Menyeting hal-hal seperti itu saat kendaraan telah berjalan akan berbahaya.

  1. Hati-hati saat menyalip

Anda harus lebih berhati-hati saat menyalip, jangan memaksakan diri jika ruang yang tersedia terlalu sempit. Jika Anda ragu untuk mengambil jalan saat hendak menyalip, sebaiknya jangan menyalip. Anda juga harus mengalah terhadap kendaraan dengan jumlah roda lebih sedikit, seperti bemo, bajai, becak, sepeda motor, maupun sepeda onthel.

  1. Biasakan melihat semua spion

Biasakan diri Anda dengan kaca spion. Jika ingin berbelok/pindah jalur/menyalip biasakan untuk selalu menyalakan lampu sein dan melihat spion terlebih dahulu. Saat diperjalanan kadang-kadang awasi juga sisi kiri mobil agar tidak menyerempet pengendara motor atau kendaraan lain di sisi kiri mobil.

  1. Prioritaskan fokus ke arah depan

Yang terutama fokuslah ke arah depan jika Anda sedang mengendarai mobil ke arah depan. Melihat ke arah spion samping maupun belakang memang penting untuk mengetahui keadaan sekitar, namun jangan terlalu lama terpaku dengan kaca spion demi keamanan berkendara Anda. Begitu juga jika Anda sedang berjalan mundur, fokuslah dengan kaca spion atau kaca belakang Anda dan jangan terlalu lama terpaku dengan kaca depan.

  1. Jagalah jarak mobil anda dengan kendaraan di depan anda

Biasakan jaga jarak antara mobil Anda dengan kendaraan yang di depan Anda. Hal ini sangat penting, untuk mengantisipasi kendaraan yang mengerem mendadak. Apalagi jika Anda masih dalam kategori pangendara pemula. Reflek Anda mungkin belum cukup baik untuk mengantisipasi keadaan tersebut.

  1. Atur kecepatan mobil dengan keadaan lalu lintas

Jangan menyetir melebihi batas kecepatan normal dan juga sesuaikan dengan kondisi lalu lintas saat itu. Ketika berjalan dengan kecepatan tinggi, Anda akan sulit mengantisipasi jika ada hal-hal buruk yang terjadi. Misal saat ban mobil Anda pecah. Atau saat ada lubang yang cukup dalam dijalan yang Anda lintasi. Melewati lubang dengan kecepatan tinggi dapat membuat setir berbelok sendiri. Apalagi jika cuaca hujan. Ada tidaknya lubang tidak akan terlihat karena jalanan dipenuhi genangan air. Membawa mobil dengan kecepatan tinggi bagi pemula juga kurang baik, terutama saat melewati jalan yang berbelok-belok, jalan yang berpasir, jalan basah yang licin akibat hujan,

  1. Pastikan anda tidak melanggar peraturan lalu lintas

Pastikan untuk tidak melanggar peraturan teknis, dan jangan sekali-kali melanggar peraturan lalu lintas. Demi keamanan dan kenyamanan Anda dan para pengendara lain di sekitar Anda. Berkendaralah dengan sabar.

  1. Ingatlah berdoa sebelum menyetir

Mungkin ada yang memandang sepele terkait manfaat doa sebelum menyetir. Dari pengalaman, doa membantu kita untuk penuh konsentrasi, waspada, sabar, dan bijaksana selama menyetir mobil. Hal ini sudah kami rasakan sendiri.  Dengan berdoa, kita mohon bimbingan dan lindunganNya selama menyetir.

  1. Jangan tinggalkan barang berharga di dalam mobil    
foto: dmi

Dan pada saat Anda dan orang-orang didalam mobil sedang turun, baik saat beristirahat, maupun saat sampai di tujuan, jangan pernah untuk meninggalkan barang-barang berharga dalam mobil. Hal ini untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun hal-hal lain yang tidak diinginkan. (DMI/berbagai sumber)

Written by 

2 thoughts on “16 Tips Bagi Pemula Menyetir Mobil Manual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *